Phobia Mengendarai Mobil

Mungkin ada kalanya kita takut terhadap suatu hal tanpa kita ketahui alasannya. Seperti halnya yang terjadi pada penderita phobia mengendarai mobil (amaxophobia). Para penderita phobia mengendarai mobil akan merasakan ketakutan yang luar biasa dan belebihan saat mengendarai benda bergerak seperti mobil contohnya.

Perasaan tegang, cemas hingga kepanikan yang tak masuk akal juga akan dialami oleh penderita phobia mengendarai mobil ketika ia harus berhubungan langsung dengan kegiatan yang mengharuskan ia mengendarai mobil.

Karena alasan seperti itulah yang terkadang membuat penderita phobia mengendarai mobil lebih memilih diam dirumah daripada bepergian dengan kendaraan. Mungkin bagi sebagian orang ketakutan yang dirasakan si penderita itu sepele. Sehingga tidak mengherankan jika ketakutan yang dirasakan penderita phobi mengendarai mobil dianggap sebagai ketakutan yang irasional.

Gejala-gejala seperti tegang, cemas,jatung berdegup lebih kencang hingga keluar keringat dingin adalah respon negative yang diderikan tubuh penderita phobia mengendarai mobil saat ia berhubungan langsung dengan sumber ketakutannya. Tak jarang kondisi tubuhnya tiba-tiba menjadi drop karena ketakutan dan kecemasan yang ia rasakan.

Hal ini pasti akan berpengaruh buruk terhadap kelangsungan hidup normal si penderita phobia mengendarai mobil. Ia akan terisolasi dari kehidupan luar karena ia lebih memilih untuk menghidarkan rutinitasnya dari kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan mengendarai mobil. Ia akan terkurung dalam bayang-bayang ketakutannya yang seakan-akan membuatnya menjadi orang yang kerdil.

Seperti halnya phobia-phobi yang lain. Faktor utama munculnya phobia mengedarai mobil dalam diri seseorang ini, salah satunya adalah kejadian traumatis yang pernah dilalami oleh penderita. Mungkin saja si penderita pernah mengalami kejadian yang mengerikan yang berhubungan dengan mengendarai mobil. Seperti pernah mengalami kecelakaan hingga membuat anggota tubuhnya cacat. Atau melihat langsung kerabat atau rekan yang meninggal akibat kecelakaan saat mengedarai mobil. Bahkan ada juga yang mengalami phobia karena merasa bersalah terhadap kematian orang yang dicintainya saat mereka mengalami kecelakaan.

Pengalaman-pengalaman traumatis seperti itulah yang terkadang membuat penderita phobia mengendarai mobil tidak bisa lepas dari rasa ketakutannya. Sehingga dibutuhkan tenaga ahli yang mampu memberikan therapy pada si penderita agar ia bisa lepas dari ketakutan yang membelenggunya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>